Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

USAHA KECIL MENENGAH ADALAH

 

USAHA KECIL MENENGAH ADALAH

Ok,kali ini saya akan membagikan tulisan /paparan tentang usaha kecil menengah mungkin bisa membantu dan menabah wawasan mengenai ulasan tentang usaha kecil menengah.

1. Pengertian UMKM

a. Usaha Mikro

Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang- Undang ini.

 

b. Usaha Kecil.

 

Usaha Kecil sebagaimana dimaksud Undang-undang No.9 Tahun 1995 adalah usaha produktif yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) per tahun serta dapat menerima kredit dari bank maksimal di atas Rp50.000.000, - (lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp.500.000.000, - (lima ratus juta rupiah).

Usaha Kecil dijelaskan dalam UU No 20 tahun 2008

adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.

 

Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998

pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”

 

Adapun kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut:

 

1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000, - (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha

2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000, - (Satu Milyar Rupiah)

3. Milik Warga Negara Indonesia

4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau  cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar

5. Berbentuk usaha orang perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.

 

Usaha kecil menurut Undang-Undang No. 20 tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki kriteria sebagai berikut:

 

1. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

2. Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah).

Beberapa ciri usaha kecil

• Model barang/komoditi yang diupayakan normalnya telah tidak ringan berganti;

• Area/lokasi usaha normalnya telah tinggal tak berganti-pindah;

• Secara umum telah kerjakan administrasi keuangan meski masih simple, keuangan perusahaan mulai terpisahkan dengan keuangan keluarga, telah membuat neraca usaha;

• Telah mempunyai ijin usaha serta syarat keabsahan yang lain terhitung NPWP;

• Sumberdaya manusia (entrepreneur) mempunyai pengalaman dalam berwira usaha;

• Sejumlah telah akses ke perbankan dalam soal kebutuhan modal; • Kebanyakan tidak bisa membuat management usaha secara baik seperti business rencana.

Contoh usaha kecil

• Usaha tani pemilik tanah personal yang mempunyai tenaga kerja;

• Pedagang dipasar grosir (agen) serta pedagang pengumpul lainnya;

• Perajin industri minuman dan makanan, industri meubelair, kayu serta rotan, industri beberapa alat rumah tangga, industri busana jadi serta industri kerajinan tangan;

• Peternakan ayam, itik serta perikanan;

USAHA KECIL MENENGAH ADALAH


• Koperasi bertaraf kecil.

c. Usaha Menengah

Usaha Menengah sebagaimana dimaksud Inpres No.10  tahun 1998 adalah usaha bersifat produktif yang memenuhi  kriteria kekayaan usaha bersih lebih besar dari  Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) sampai dengan paling  banyak sebesar Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah)  tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha serta dapat  menerima kredit dari bank sebesar Rp.500.000.000,00 (lima  ratus juta rupiah) s/d Rp.5.000.000.000,00 (lima milyar  rupiah).  Usaha Menengah dalam UU no. 20 tahun 2008 adalah  usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan  oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan  merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang  dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun  tidak langsung dengan Usaha Kecil atau usaha besar dengan  jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan  sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

Persyaratan usaha menengah :

 

• Secara umum sudah mempunyai management serta organisasi yang lebih bagus, lebih tertata bahkan juga lebih kekinian, dengan pembagian pekerjaan yang pasti diantaranya, sisi keuangan, sisi penjualan serta sisi produksi;

• Sudah kerjakan management keuangan dengan mengimplementasikan skema akuntansi secara teratur, hingga mempermudah buat auditing serta penilaian atau kontrol terhitung oleh perbankan;

• Sudah kerjakan ketentuan atau pengurusan serta organisasi perburuhan, sudah ada Jamsostek, perawatan kesehatan dll;

• Telah mempunyai semua syarat keabsahan diantaranya ijin tetangga, ijin usaha, ijin tempat, NPWP, usaha pengurusan lingkungan dll;

• Telah akses ke beberapa sumber permodalan perbankan;

• Secara umum sudah mempunyai sumber daya manusia yang terdidik dan terbiasa.

Contoh usaha menengah :

Model atau ragam usaha menengah nyaris mengolah komoditi dari banyak bagian kemungkinan nyaris secara rata, adalah:

• Usaha pertanian, perternakan, perkebunan, kehutanan rasio menengah;

• Usaha perdagangan (grosir) terhitung export serta impor;

• Usaha layanan EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), garmen serta layanan transportasi taksi serta bis antara proponsi;

• Usaha industri minuman dan makanan, electronic serta logam;

• Usaha pertambangan batu gunung buat kontruksi serta marmer bikinan


referensi:

https://www.merdeka.com/jatim/usaha-kecil-menengah-adalah-jenis-bisnis-kecil-atau-mikro-ini-penjelasannya-kln.html

https://hot.liputan6.com/read/4400151/usaha-kecil-menengah-adalah-bagian-dari-ekonomi-mikro-ini-ciri-dan-klasifikasinya

https://media.neliti.com/media/publications/130277-ID-upaya-pengembangan-usaha-kecil-dan-menen.pdf